DAFTAR ISI DAFTAR ISI i DAFTAR GAMBAR ii DAFTAR TABEL iii BAB I PENDAHULUAN 4 1

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI i
DAFTAR GAMBAR ii
DAFTAR TABEL iii
BAB I PENDAHULUAN 4
1.1 LATAR BELAKANG 4
1.2 DESKRIPSI MASALAH 5
1.3 DASAR TEORI DAN PERHITUNGAN 5
1.4 SUSUNAN LAPORAN 5
BAB II PERHITUNGAN DAN ANALISA… 8
2.1 FREE BODY DIAGRAM DAN PERHITUNGAN 8
2.2 PERHITUNGAN BEAM CALCULATOR 9
2.3 PERHITUNGAN DIAGRAM GESER 10
2.4 PERHITUNGAN DIAGRAM GESER BEAM CALCULATOR 15
2.5 SIMULASI LOKASI TUMPUAN 17
2.6 AKIBAT MOMEN BENDING 24
2.7 BIAYA KONSTRUKSI BEAM 29
2.8 ANALISA BIAYA… 30
BAB III PENUTUP 31
3.1 KESIMPULAN HASIL PERHITUNGAN DAN ANALISA 31
3.2 SARAN 31
BAB IV REFERENSI 32

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 1. Contoh kontruksi batang sumber google.com 4
Gambar 1 2. soal beam 1 Sumber Dokumen Penulis 5
Gambar 1 3. Contoh soal beam 1 sumber Dokumen Penulis 6

Gambar 2 1. Free body diagram 1 sumber dokumen penulis 8
Gambar 2 2. Free body diagram 2 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 9
Gambar 2 3. Perhitungan beam calculator 1 sumber http://beamguru.com/online/beam-
calculator/ 10
Gambar 2 4 potongan kedua sumber dokumen penulis 11
Gambar 2 5 Potongan ketiga sumber dokumen penulis 12
Gambar 2 6 Potongan keempat sumber dokumen penulis 13
Gambar 2 7 Potongan kelima sumber dokumen penulis 14
Gambar 2 8 Potongan keenam sumber dokumen penulis 14
Gambar 2 9 perhitungan gaya geser 1 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 15 Gambar 2 10 perhitungan gaya geser2 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/
……………………………………………………………………………………………………………………………….. 16
Gambar 2 11 perhitungan gaya geser3 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/
……………………………………………………………………………………………………………………………….. 16
Gambar 2 12 perhitungan gaya geser4 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/
……………………………………………………………………………………………………………………………….. 16
Gambar 2 13 perhitungan gaya geser5 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/
……………………………………………………………………………………………………………………………….. 17
Gambar 2 14 perhitungan gaya geser6 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/
……………………………………………………………………………………………………………………………….. 17
Gambar 2 15 perhitungan gaya geser7 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/
……………………………………………………………………………………………………………………………….. 17
Gambar 2 16 lokasi tumpuan1 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 18
Gambar 2 17 lokasi tumpuan2 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 18
Gambar 2 18 lokasi tumpuan3 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 19
Gambar 2 19 lokasi tumpuan4 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 19
Gambar 2 20 lokasi tumpuan5 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 20
Gambar 2 21 lokasi tumpuan6 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 20
Gambar 2 22 lokasi tumpuan7 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 21
Gambar 2 23 lokasi tumpuan8 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 21
Gambar 2 24 lokasi tumpuan9 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 22
Gambar 2 25 lokasi tumpuan10 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 22
Gambar 2 26 lokasi tumpuan11 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 23
Gambar 2 27 lokasi tumpuan12 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/ 23
Gambar 2 28 Contoh soal beam2 sumber Dokumen Penulis 24

DAFTAR TABEL
Tabel 1 1 Tabel ukuran1 sumber dokumen penulis 6
Tabel 2 1 Tabel ukuran2 sumber dokumen penulis 24
Tabel 2 2 penampang persegi sumber dokumen penulis 25
Tabel 2 3 penampang U sumber dokumen penulis 26
Tabel 2 4 penampang T sumber dokumen penulis 27
Tabel 2 5 penampang I sumber dokumen penulis 28
Tabel 2 6 penampang L sumber dokumen penulis 29
Tabel 2 7 analisa biaya sumber dokumen penulis 29

1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN

Kontruksi batang adalah kontruksi yang terdiri dari satu atau lebih batag yang menerima gaya normal, gaya lintang, dan momen lentur. Dalam membuat suatu struktur bangunan, kita harus menyesuaikan material yang ada, terutama dengan harga yang murah dan bisa tahan lama. Jika material yang digunakan, struktur akan mudah dibuat sesuai perencana. Namun apabila menggunakan material seperti kayu, maka kita harus merangkai material tersebut. Rangkaian seperti kayu, bamboo dapat disebut dengan kontruksi rangka batang. Beberapa contoh rancangan adalah

Gambar 1 1. Contoh kontruksi batang sumber google.com

Beberapa faktor yang mempengaruhi perancangan beam adalah gaya, momen, dan jenis dari letak tumpuan yang digunakan. Dan tiap-tiap faktor tersebut memiliki peran masing untuk membuat suatu bangunan leboh kokoh, dan ketelitian sangat di butuhkan pada saat merancang. Apabila terjadi kesalahan sedikit akan menimbulkan efek yang sangat besar.
Tujuan pembuatan final project ini untuk menyelesaikan suatu masalah yang diberikan sekaligus menjadi pengganti Evaluasi Akhir Semester mata kuliah mekanika teknik I. Dan untuk menguji ilmu yang telah diberikan selama masa perkuliahan
Motivasi untuk mengerjakan final project adalah sebagai pelengkap nilai untuk mata kuliah Mekanika Teknik I dan sebagai tantangan untuk penulis terhadap mata kuliah mekanika teknik I.

1.2 Deskripsi Masalah

Gambar 1 2. soal beam 1 Sumber Dokumen Penulis
Sebuah beam digunakan untuk menopang beban kerja static seperti ditunjukkan pada Gambar
1.1. Jika diketahui: panjang beam, L = 12 meter; jarak tumpuan B dari tumpuan A untuk rancangan mula, a = 8 meter; dan jarak pembebanan, l = 2 meter.
1. Hitunglah:
a. Reaksi tumpuan di A dan B untuk rancangan mula, disertai dengan free body diagram.
b. Gunakan beam calculator online (link: www.beamguru.com ). Bandingkan hasilnya dengan hasil perhitungan Anda.
c. Gaya geser (shear) dan momen tekuk () sepanjang beam dan gambarlah diagramnya.
d. Gunakan beam calculator online. Bandingkan hasilnya dengan hasil perhitungan Anda.
2. Modifikasi posisi tumpuan B dan gunakan beam calculator untuk mendapatkan gaya geser dan/atau momen tekuk terkecil.
3. Gunakan hasil perhitungan nomor 2 untuk menghitung tegangan tarik akibat bending dan tegangan geser akibat gaya geser pada beam dengan bentuk dan ukuran penampang beam yang Anda pilih (Gambar 1.2). Beam harus kuat dan murah. Diketahui:

kekuatan tarik baja yang diijinkan, ?allow = 110 GPa (1 Pa = 1 N/m2) berat jenis baja 7.850 kg/m3; harga baja Rp. 20.000,-/kg.

Gambar 1 3. Contoh soal beam 1 sumber Dokumen Penulis
Tabel 1 1 Tabel ukuran1 sumber dokumen penulis

b (mm) h (mm) t (mm)
8 10 1
10 10 1
8 12 1
10 12 1
8 10 2
10 10 2
8 12 2
10 12 2

1.3 Dasar Teori dan Perhitungan

Untuk mendapatkan beam, object akan selalu diam walau diberi gaya dari titik manapun karena adanya perlawanan dari gaya lain. Sehingga didapatkan perhitungan awal ?Fy=0, ?Fx=0, dan ?M=0. Dimana x adalah gaya yang searah dengan horizontal, y pada vertikal, dan M pada gaya melingkar.

1.4 Susunan Laporan
• BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berisi tentang latar belakang pembuatan final project.
1.2 Deskripsi Masalah
berisi masalah apa saja yang akan dibahas dalam final project ini,

1.3 Dasar Teori dan Perhitungan Rumus yang digunakan
1.4 Susunan Laporan
Susunan laporan berisi keterangan singkat tiap bab dalam laporan.
• BAB II : PERHITUNGAN DAN ANALISA
2.1 Gaya reaksi tumpuan di A dan B
Pada sub bab ini dijelaskan perhitungan pada beam yang dilakukan penulis
2.2 Gaya reaksi tumpuan dengan beam calculator

perhitungan dengan beam calculator
2.3 Perhitungan dan diagram geser dan diagram momen bending diagram geser dan diagram momen tiap perpotongan
2.4 Perhitungan gaya geser dan momen bending dengan beam calculator
diagram geser dan diagram momen tiap perpotongan dengan beam calculator
2.5 Simulasi lokasi tumpuan untuk gaya geser dan/atau momen bending minimum penulis menghitung gaya geser dan momen bending tiap titik
2.6 Tegangan kerja pada beam akibat momen bending dan gaya geser dengan jenis penampang dan ukuran yang dipilih
penulis memilih jenis penampang dan ukuran
2.7 Hitunglah biaya yang diperlukan untuk konstruksi beam meninjau biaya untuk konstruksi beam
2.8 Analisa hasil perhitungan beam
menganalisa hasil perhitungan dari beam tersebut
4. BAB III : PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kesimpulan berisi kesimpulan dari laporan yang penulis tulis
3.2 Saran
Dalam saran penulis member saran terhadap pihak-pihak yang terkait
5. BAB IV : Referensi

BAB II PERHITUNGAN DAN ANALISA

2.1 Free body diagram dan perhitungan gaya reaksi tumpuan di A dan B
Berikut dilampirkan gambar free body diagram yang menunjukan perhitungan pada beam di atas

Gambar 2 1. Free body diagram 1 sumber dokumen penulis
Dari free body diagram didapatkan ?Fy=0
?Fx=0 ?M=0
Sehingga didapati perhitungan

?Fx=0 Ax=0

?Fy=0
0=Ay-1-2-2+By-5=0
Ay+By=10
?M=0
(1*0.7)+(2*1)+(2*3)+2+(5*10)-(By*8)=0 0.7+2+6+2+50-8By=0
60.7=8By
60.7/8=By
7.5875=By
10-7.5875=Ay
Ay=2. ????

2.2 Simulasi perhitungan gaya reaksi tumpuan dengan beam calculator
berikut dilampirkan hasil diagram yang dihasilkan melalui website beamguru.com
Gambar 2 2. Free body diagram 2
sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/

1. A beam is in equilibrium when it is stationary relative to an inertial reference frame. The following conditions are satisfied when a beam, acted upon by a system of forces and moments, is in equilibrium:
?Fx = 0:
HA = 0
?MA = 0:
The sum of the moments about a point A is zero:
0 = – ((U1left – U1right )*2)/2*(2 – (2/3)*2) – U1right *2*(2 – (1/2)*2) – q1*2*(2 +
2/2) – M1 + RB*8 – P1*10 ?MB = 0:
The sum of the moments about a point B is zero:
0 =- RA*8 – ((U1left – U1right )*2)/2*(8 – (0 + 1/3*2)) – U1right *2*(8 – (0 + (1/2)*2))
+ /2) – M1 – P1*2 = 0

2. Solve this system of equations: HA = 0 (kN)
Calculate reaction of roller support about point B:
RB = ( ((U1left – U1right )*2)/2*(2 – (2/3)*2) + U1right *2*(2 – (1/2)*2) + q1*2*(2 + 2/2) + M1 + P1*10) / 8 = ( 1*0.67 + 2*1 + 1*2*(2 + 2/2) + 2 + 5*10) / 8 = 7.58 (kN)
RB = 7.58 kN
Calculate reaction of pin support about point A:
RA = ( ((U1left – U1right )*2)/2*(8 – (0 + 1/3*2)) + U1right *2*(8 – (0 + (1/2)*2))
+ q1*2*(6 – 2/2) – M1 – P1*2) / 8 = ( 1*7.33 + 2*7 + 1*2*(6 – 2/2) – 2 – 5*2)
/ 8 = 2.42 (kN)
RA = 2.42 kN

3. The sum of the forces is zero: ?Fy = 0

RA – ((U1left – U1right )*2)/2 – U1right *2 – q1*2 + RB – P1 = 2.42 – ((2 – 1)*2)/2 – 1*2 – 1*2 + 7.58 – 5 = 0

Gambar 2 3. Perhitungan beam calculator 1 sumber http://beamguru.com/online/beam-calculator/

2.3 Gaya geser (shear) dan momen tekuk () sepanjang beam dan gambarlah diagramnya
i. potongan pertama 0?X1