BAB I PENDAHULUAN Gambaran Umum Objek PenelitianProfil Perusahaan Perkumpulan Bulu Tangkis Djarum

BAB I
PENDAHULUAN
Gambaran Umum Objek PenelitianProfil Perusahaan
Perkumpulan Bulu Tangkis Djarum (PB Djarum) adalah sebuah klub bulutangkis yang telah berdiri sejak tahun 1969 dan diresmikan pada tahun 1974. Dari klub PB Djarum telah melahirkan atlet berprestasi seperti Liem Swie King, Kevin Sanjaya, Marcus Gideon, Hadiyanto, dan masih banyak lagi.

PB Djarum sebelumnya merupakan tempat berkumpulnya karyawan PT Djarum yang menggemari olahraga bulutangkis. pada tahun 1970 Brak menjadi tempat latihan masyarakat di luar karyawan Djarum, dan untuk pertama kalinya tahun 1972 prestasi nasional pertama diraih oleh Liem Swie King yang meraih juara tunggal putra junior di Piala Munadi. Liem Swie King melanjutkan prestasinya pada tahun 1978 dengan menjadi juara tunggal putra di laga All England. Pemain bulutangkis PB Djarum juga melanjutkan prestasinya dengan terciptanya juara ganda putra All England, Kartono dan Heryanto.

Pada tahun 1982 saran bulutangkis terpadu dibuka di Kaliputu – Kudus. Lalu, pada tahun 1985 PB Djarum Jakarta diresmikan, selang setahun, pada tahun 1986 PB Djarum Surabaya pun diresmikan.

Tahun 2004 PB Djarum mulai pembangunan GOR bulutangkis bertaraf internasional di jalan Jati – Kudus. Setelah 2 tahun proses pembangunan dilakukan, maka pada tahun 2006 GOR Jati diresmikan.

Visi dan MisiVisi:
Membantu persatuan Indonesia dan mengharumkan nama bangsa dengan berprestasi di bidang perbulutangkisan dunia.

Misi:
Menjadi klub terbaik Indonesia yang penuh dengan pemain-pemain bulutangkis top dunia asal Indonesia
Lokasi PenelitianJalan Lukmonohadi No.35, Kudus.Jawa Tengah.

Struktur OrganisasiTabel 1.1 Sturuktur Organisasicenter407228Ketua PB Djarum00Ketua PB Djarum(Sumber: Olahan Penulis)
center1076700
center228214Ketua Pengcab PBSI Kudus dan Kepala Administrasi PB Djarum00Ketua Pengcab PBSI Kudus dan Kepala Administrasi PB Djarum
center22128400
35613011676401650890164493center163195
108988195885Administrasi dan Operational Support Coordinator
00Administrasi dan Operational Support Coordinator
2854960111014Admin PB Djarum Jakarta
00Admin PB Djarum Jakarta

35691423604320
463337421082000center22161500610235231554001667510304800060728220899700
1951355131445Boarding Housekeeper
00Boarding Housekeeper
3738245120871Pelatih Fisik00Pelatih Fisik90805140970Administrasi 1
Administrasi 2
00Administrasi 1
Administrasi 2

Logo Perusahaan

Gambar 1.1 Logo Perusahaan
Sumber: https://www.pbdjarum.org/ (diakses pada 21 September 2018, pada pukul 18:35)
Latar Belakang.
Pada tahun 2018 Indonesia menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya dalam ajang “Asian Games 2018”. Asian Games adalah acara bergengsi yang diorganizir oleh Olympic of Council Asia, dengan edisi ke-18 yang digelar di Jakarta-Palembang. Asian Games menjadi ajang olimpiade terbesar se-Asia dan pada “Asian Games 2018” sebanyak 11.720 atlet berpartisipasi dari keikutsertaan 45 Negara.
Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) adalah komite resmi yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia setelah ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games ke-18. Sesuai hasil rapat pada Olympic Council of Asia Meeting di Incheon, Korea Selatan tanggal 19 September 2014.

INASGOC bertanggung jawab sebagai panitia pelaksana yang menysun rencana, menyiapkan dan menyelenggarakan Asian Games 2018. Peleyenggaraan acara tersebut berlangsung di Provinsi Daera Khusus Ibukota Jakarta, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Barat, dan Provinsi Banten.
Sejak tahun 2016 INASGOC berfokus untuk merampungkan revitalisasi berbagai lokasi pertandingan yang akan diadakan di 4 Provinsi. INASGOC juga telah merektrut sekitar 15.000 relawan untuk membantu pre-event dan main event Asian Games 2018.

Gambar 1.2 Struktur Organisasi INASGOC 2018
Sumber: https://www.asiangames2018.id/about/inasgoc (diakses pada 22 September 2018 pukul 21:30)
Asian Games 2018 mengusutkan tagline Energy Of Asia. Menurut Chaidir, Prakoso, Boer (2018: 393) tagline merupakan kalimat untuk brand positioning yang menjadi ciri khas, pembeda, dan “bahasa iklan” untuk menarik minat publik. Tagline Energy Of Asia merupakan bentuk untuk mengekspresikan semangat para atlet yang bertanding di “Asian Games 2018”.

Tagline merupakan sebuah kalimat yang menggambarkan ekspresi dari suatu perusahaan, acara, atau produk. Penggunaan tagline dilakukan untuk meningkatkan daya inget publik terhadap produk yang diciptakan. Tagline diciptakan sebagai ciri pembeda dari perushaan, acara, atau produk lainnya yang dipasarkan. Tagline (dalam Dessy Aulia Eka Putri, 2016: 150) sendiri dapat digunakan untuk membantu mengkomunikasikan titik perbedaan sebuah perusahaan dari para pesaing. Tagline dirasa mampu menjadi sebagai salah satu alat yang digunakan untuk menyelesaikan beberapa masalah yang dialami oleh sebuah brand. Tagline ini bisa disamakan dengan slogan, atau jargon dalam iklan. Penggunaan tagline ini adalah untuk memperkuat kemampuan iklan dalam mengeksekusi (mencapai sasarannya) yaitu mempengaruhi konsumen untuk menggunakan produk yang diiklankan. Menurut Ismiati (dalam Abiromo 2014: 21) peran tagline dalam sebuah iklan merupakan sebuah hal yang teramat penting untuk dapat membantu menanamkan sebuah produk yang diiklankan ke dalam benak konsumen.

Gambar 1.3 Logo Asian Games 2018
Sumber: https://id.asiangames2018.id/ (diakses pada 22 September 2018 pukul 19:35 WIB)
Penggunaan tagline pada ajang special event Asian Games 2018 menjadi pembeda dengan Asian Games yang sebelumnya. Pada tagline Asian Games 2018 adalah menggambarkan ekspresi tentang isi pada special event Asian Games 2018 itu sendiri. Tagline Asian Games 2018 diharapkan mampu untuk membentuk persepsi publik pada special event Asian Games 2018 dan juga menarik minat publik untuk hadir menyaksikan acara-acara yang ada pada Asian Games 2018.
Persepsi merupakan sebuah proses seseorang menyimpulkan pesan yang diperoleh. Menurut Bimo Walgito (dalam Imelda, 2014: 5) menyatakan bahwa persepsi merupakan suatu proses pengorganisasian, penginterpretasian terhadap stimulus yang diterima oleh organisme atau individu sehingga menjadi sesuatu yang berarti, dan merupakan aktivitas yang integrated dalam diri individu.
Pada Asian Games 2018 atlet Indonesia dari cabang olahraga bulutangkis berhasil mendapatkan 2 medali emas. Perolehan 2 emas diraih dari pasangan ganda putra Marcus Gideon – Kevin Sanjaya, dan tunggal putra Jontan Christie. Torehan 2. Marcus Gideon, Kevin Sanjaya, dan Jonatan Christie merupakan anak didik dari Perkumpulan Bulutangkis Djarum. Perkumpulan Bulutangkis Djarum sudah melahirkan atlet bulutangkis profesional seperti Liem Swie King, Hadiyanto, Liliyana Natsir, Tantowi Ahmad, dan masih banyak lagi.

Dari prestasi yang diperoleh tersebut peneliti ingin mengetahui tentang persepsi atlet pada cabang olahraga bulutangkis terhadap tagline Energy Of Asia di Asian Games 2018. Apakah tagline Energy Of Asia menjadi suatu hal yang penting di persepsi atlet pada cabang olahraga bulutangkis, Maka dari itu pada penelitian ini peneliti memberikan judul “Analisis Persepsi Atlet Indonesia terhadap Tagline Asian Games 2018 “Energy Of Asia” “.
Identifikasi MasalahRumusan permasalahan pada penelitian ini yaitu,
Bagaimana persepsi atlet cabang olahraga bulutangkis terhadap tagline Energy Of Asia?
Tujuan Penelitian
Berdasarkan penjelasan dari latar belakang masalah, tujuan penelitian ini adalah:
Untuk mengetahui persepi atlet cabang olahraga bulutangkis terhadap tagline Energy Of Asia
Kegunaan PenelitiaanKegunaan Teoritis:
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan dan keilmuan dalam bidang pemasaran dalam menggunakan tagline, sekaligus untuk bahan untuk penelitian selanjutnya.

Kegunaan Praktis:
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi atau bahan masukan bagi INASGOC 2018 untuk mengetahui persepsi atlet cabang olahraga bulutangkis terhadap tagline Energy Of Asia.

Lokasi dan Waktu PenelitianLokasi penelitian akan dilakukan di PB Djarum Kudus. Objek penelitian merupakan atlet cabang olahraga bulutangkis PB Djarum. Periode pelaksanaan penelitian akan berlangsung pada bulan Agustus hingga Desember 2018.

Tabel 1.1 Tahapan PenelitianSumber: Olahan Penulis, 2018
No. Tahapan KegiatanTahun 2018
AgustusSeptember OktoberNovember Desember1 Mencari tema penelitian, menentukan objek, dan menentukan judul. 2 Penyusunan proposal Skripsi (BAB 1-3) 3 Pengumpulan proposal skripsi4 Pengumpulan data melalui kuesioner kepada responden5 Proses analisis dan pengolahan data 6 Penyusunan hasil penelitian dan sidang skripsi